Museum Unik Paling Terkecil di Dunia -->

Header Menu

Museum Unik Paling Terkecil di Dunia

Dr. Rizna Nyctagina
Monday, 16 March 2015

Museum Unik Paling Terkecil di Dunia

SIGLICYBER - Museum ini dibuka pada 15 Agustus 2013 dengan sebuah acara pembukaan dan pemotongan pita yang tak kalah kecil di Somerville. Museum ini diletakkan di antara bangunan The Independent dengan toko di Subway. Museum ini dimaksudkan untuk memajang karya seni milik seniman lokal, seperti diungkap oleh Judith Klausner, kurator Micro Museum.

Museum tak selalu berbentuk bangunan zaman dulu yang dipenuhi oleh benda-benda antik. Tak percaya? Museum di Sommervile ini buktinya. Museum yang disebut sebagai museum terkecil di dunia ini tak berbentuk bangunan, melainkan hanya menyerupai pigura yang mustahil untuk dimasuki.

Dinamai Micro Museum, museum yang satu ini hanya selebar 40 cm dan berisi 'ruangan' sedalam 20 cm yang memajang beberapa karya seni seniman lokal dalam ukuran sangat kecil.

"Anda hanya bisa memasukinya dalam pikiran saja," ungkap salah satu pengunjung, seperti dilansir oleh Artery Wbur (13/08/13).

"Aku ingin memajang karya seniman lokal Somerville sebanyak mungkin," ungkap Klausner.

Klausner mengaku bahwa ide membuat museum mikro ini didasari oleh kurangnya apresiasi untuk seniman lokal di daerah tersebut. Kurangnya tempat, biaya, dan tenaga untuk mengelola sebuah museum karya seni akhirnya memaksa Klausner untuk berpikir 'kecil', sesuai dengan minatnya pada karya seni mikro.

Membuat museum terkecil ini juga merupakan salah satu bentuk karya seni yang ingin ditunjukkan Klausner. Akhirnya dia mencari ruang-ruang tak terpakai di sekitar bangunan Somerville dan menemukan celak di antara Union Square untuk menempatkan museum uniknya.

Tempat tersebut bebas biaya dan diterangi dengan panel surya oleh Pomeroy. Ini membuat museum tersebut buka selama 24 jam dan bisa dinikmati kapan pun oleh siapa saja. Hanya saja, tentu saja, para pengunjung hanya bisa melihat tanpa berkeliling di dalam museum tersebut.