"Heboh" Akan Segera Terjadi Gerhana Matahari Total 2016 -->

Header Menu

"Heboh" Akan Segera Terjadi Gerhana Matahari Total 2016

Dr. Rizna Nyctagina
Wednesday, 6 January 2016

Gerhana Matahari Total 2016

SIGLICYBER - Gerhana Matahari Total (GMT) akan terjadi 9 Maret 2016. Kejadian langka ini diprediksi melewati 10 provinsi dan sejumlah lokasi wisata di Indonesia.

Jalur GMT tersebut bermula dari Palembang (Sumsel), Bangka Belitung (Babel), Sampit (Kalimantan Tengah), Palangka Raya (Kalimantan Tengah), Balikpapan (Kalimantan Timur), Palu, Poso, Luwuk (Sulawesi Tengah), Ternate hingga Halmahera (Maluku Utara).

GMT nanti akan berlangsung selama 4 menit 9 detik. “Luwuk, menjadi daerah yang dilintasi gerhana dengan durasi lama, sekitar 2 menit 50 detik,” kata Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) Prof. Dr. Thomas Djamaluddin dikutip PortalMadura.Com, dari situs LAPAN, Selasa (5/1/2016).

Ia menjelaskan, GMT akan berlangsung pada pagi hari tepat ketika matahari beranjak naik dari ufuk timur. “Di Luwuk, fase GMT terjadi pada pukul 08.41 WITA,” ujarnya. Total lebar jejak GMT tersebut di muka bumi adalah 155 kilometer.

Daerah lain di Indonesia yang dapat menyaksikan GMT tersebut diantaranya, Padang, Jakarta, Bandung, Surabaya, Pontianak, Denpasar, Banjarmasin, Makassar, Kupang, Manado dan Ambon.

“Di Jakarta, gerhana matahari sebagian terjadi mulai pukul 06.19 WIB,” terangnya.

GMT akan kembali berlangsung di tempat yang sama dalam periode 350 tahun.

Sebelumnya, GMT pernah melintasi Indonesia pada 11 Juni 1983 dengan cakupan area berbeda dengan GMT 2016.

“Di antara 20 kejadian gerhana matahari yang terjadi antara tahun 2001 hingga 2020, hanya terdapat 1 gerhana matahari total dan 2 gerhana matahari cincin yang teramati di Indonesia,” kata Thomas.

Durasi terpanjang GMT yang pernah tercatat adalah 7,5 menit.(Hartono)

Story Highlights
  • Balikpapan, Sumatra. Durasi Gerhana Total: 1 menit 56 detik Matahari terbit : 6:09 AM C1: 06:20:21 AM. Ketinggian Matahari +2.0° C2: 07:18:59 AM. Ketinggian Matahari +17° Puncak Gerhana: 07:19:58 AM. Ketinggian Matahari +17,2° C3: 07:20:56 AM. Ketinggian Matahari +17,5° C4: 08:27:30 AM. Ketinggian Matahari +34°.
  • Palembang, Sumatra. Durasi Gerhana Total: 1 menit 50 detik Matahari terbit : 6:10 AM C1: 6:20:29 AM Ketinggian Matahari +2.5º C2: 07:20:48 AM Ketinggian Matahari +17.5º Puncak Gerhana: 07:21:43 AM Ketinggian Matahari +17.7º C3: 07:22:38 AM Ketinggian Matahari +18.0º C4: 08:31:25 AM Ketinggian Matahari +35.1º.
  • Tanjung Pandan, Pulau Belitung. Durasi Gerhana Total: 2 menit 2 detik Matahari terbit : 5:58 AM C1: 6:21:08 AM Ketinggian Matahari +5.5º C2: 6:22:55.7 AM Ketinggian Matahari +20.9º Puncak Gerhana: 6:24:01.6 AM Ketinggian Matahari +21.2º C3: 6:25:08 AM Ketinggian Matahari +21.5º C4: 8:35:53 AM Ketinggian Matahari +39.1º.
  • Palangkaraya, Kalimantan. Durasi Gerhana Total: 2 menit 29 detik C1: 6:23:29 AM Ketinggian Matahari +12.3º C2: 07:28:57 AM Ketinggian Matahari +28.6º Puncak Gerhana: 07:30:12 AM Ketinggian Matahari +28.9º C3: 07:31:27 AM Ketinggian Matahari +29.2º C4: 08:46:54 AM Ketinggian Matahari +48.0º
  • Balikpapan, Kalimantan. Durasi Gerhana Total: 1 menit 10 detik C1: 07:25:36 Ketinggian Matahari +15.6º C2: 08:33:48 Ketinggian Matahari +32.6º Puncak Gerhana: 08:34:23 Ketinggian Matahari +32.8º C3: 08:34:58 Ketinggian Matahari +32.9º C4: 09:53:36 Ketinggian Matahari +52.5º.
  • Palu, Sulawesi. Durasi Gerhana Total: 2 menit 4 detik C1: 07:27:51 AM Ketinggian Matahari +19.2º C2: 08:37:47 AM Ketinggian Matahari +36.6º Puncak Gerhana: 08:38:49 AM Ketinggian Matahari +36.9º C3: 08:39:52 AM Ketinggian Matahari +37.2º C4: 10:00:34 AM Ketinggian Matahari +57.2º.
  • Ternate, Maluku Utara. Durasi Gerhana Penuh: 2 menit 43 detik C1: 08:36:03 AM Ketinggian Matahari +28.6º C2: 09:51:37 AM Ketinggian Matahari +47.4º Puncak Gerhana: 09:52:58 AM Ketinggian Matahari +47.7º C3: 09:54:20 AM Ketinggian Matahari +48.0º C4: 11:20:49 AM Ketinggian Matahari +69.3º



Umat Islam Dianjurkan Gelar Solat  Gerhana

Gerhana Matahari terjadi ketika posisi bulan terletak di antara Bumi dan Matahari sehingga menutup sebagian atau seluruh cahaya Matahari. Walaupun Bulan lebih kecil, bayangan Bulan mampu melindungi cahaya Matahari sepenuhnya karena Bulan yang berjarak rata-rata jarak 384.400 kilometer dari Bumi lebih dekat dibandingkan Matahari yang mempunyai jarak rata-rata 149.680.000 kilometer. Ketika gerhana Matahari sedang berlangsung, umat Islam yang melihat atau mengetahui gerhana tersebut disunnahkan untuk melakukan salat gerhana (salat khusuf)

Seperti dikutip dari lamaan Wikipedia, melihat secara langsung ke fotosfer matahari (bagian cincin terang dari Matahari). Bahkan hanya dalam beberapa detik, dapat mengakibatkan kerusakan permanen ratina mata karena radiasi tinggi yang tak terlihat yang dipancarkan dari fotosfer. Kerusakan yang ditimbulkan dapat mengakibatkan kebutaan. Mengamati gerhana Matahari membutuhkan pelindung mata khusus atau dengan menggunakan metode melihat secara tidak langsung. Kaca mata sunglasses tidak aman untuk digunakan karena tidak menyaring radiasi inframerah yang dapat merusak retina mata. Karena cepatnya peredaran Bumi mengitari matahari, gerhana matahari tak mungkin berlangsung lebih dari 7 menit dan 58 detik jadi jika ingin melihatnya lakukan sesegera mungkin.

Sementara itu, seperti dikutip dari Infoastronomy, Bagaimana dengan Kenampakan Gerhana Matahari 2016 di Wilayah-wilayah lain. Di kota-kota besar lain di Indonesia selain kota-kota yang dilintasi garis biru pada peta GMT 2016 akan kebagian Gerhana Matahari Sebagian. Contohnya di Jakarta, Surabaya ataupun Bali tidak kebagian Gerhana Matahari Total.

Hal ini disebabkan garis laluan gerhana ini hanya akan melintasi kota-kota besar yang telah disebutkan di atas. Kota-kota besar lain di Indonesia tetap dapat mengamati gerhana namun bukan gerhana total. Bulan akan tetap terlihat menutupi piringan Matahari, tetapi tidak 100%.

Keadaan langit yang tidak kebagian gerhana total juga tidak akan terlalu gelap, bahkan justru tidak terasa sedang terjadi gerhana. Namun begitu, jangan anggap tidak menarik. Gerhana Matahari Sebagian tetap menakjubkan dan tidak boleh dilewatkan untuk diamati, terutama karena ini adalah peristiwa yang bisa dibilang langka.

Bagaimana Cara Aman Mengamati Gerhana?

Kita tahu mengamati Gerhana Matahari tanpa alat bantu alias dengan mata telanjang saja dapat merusak mata, bahkan dapat menyebabkan mata kita buta permanen jika masih ceroboh mengamatinya secara langsung.

Untuk itu, kita perlu menggunakan kacamata Matahari yang dilapisi filter khusus Matahari. Jika Anda pengguna teleskop, Anda dapat memasangkan filter Matahari saat pengamatan. Dan jika tidak punya kacamata Matahari, kita bisa mengamatinya lewat kertas lubang jarum, cara ini lebih aman dari melihat Matahari secara langsung.

Satu aspek kerohanian penting ketika terjadi fenomena Gerhana Matahari ini ialah Solat Sunah Gerhana. Ia merupakan satu ibadah sunah muakkad yang penting dan ada baiknya dilakukan oleh kita yang mempunyai waktu luang saat gerhana terjadi. Seperti yang kita sudah ketahui, fase gerhana terbagi atas lima fase utama.
  • Kontak pertama (C1) – Saat di mana piringan Bulan pertama kali 'menggigit' piringan Matahari, menandakan bermulanya gerhana. Fase ini disebut Gerhana Matahari Sebagian (Partial Solar Eclipse).
  • Kontak kedua (C2) – Saat di mana hampir keseluruhan piringan Matahari telah terhalangi oleh piringan Bulan. Matahari akan menghilang dan langit akan menggelap seperti saat senja.
  • Puncak Gerhana – Ini adalah fase paling ditunggu-tunggu para pengamat langit. Fase puncak gerhana akan berlangsung selama maksimal 2 menit.
  • Kontak ketiga (C3) – Saat di mana kita akan kembali melihat silau Matahari, menandakan piringan Bulan sudah mulai bergerak membuka piringan Matahari.
  • Kontak terakhir (C4) – Saat di mana piringan Bulan telah kembali membuka keseluruhan piringan Matahari, menandakan gerhana telah usai.